Kini bayangan masa lalu kembali
mengalun indah diotak kecil ku, bergelayut manja seakan tak mau beranjak dari
otak kecil ini. Ingatan ku kembali pada satu tahun yang lalu, saat kita
menjalin hubungan yang indah, menjalin hubungan yang bukan hanya menjadikan
cinta sebagai ajang untuk mengobral sensasi semata, bukan menjadikan cinta
sebagai mainan sementara, bukan menjadikan cinta sebagai ajang coba-coba .
Coba-coba membuat kamu dan aku saling terluka, membuat aku dan kamu saling
merasakan kebahagiaan sesaat………. Tapi
cinta dijadikan sebuah awal pengertian
tentang menyatunya dua pasang hati yang masing-masing pemiliknya memliki sikap
dan sifat yang berbeda, yang memiliki kehidupan yang berbeda, tapi dari itu
semua dijadikan sebuah kelebihan yang bisa saling mengisi yang bisa saling
berbagi satu sama lain, dan tentu saja yang bisa saling mencurahkan kegundahan
hati jika dilanda kesedihan dan kegetiran hidup yang pasti pernah dirasakan oleh
semua orang……
Aku serius kamu pun begitu. Kita
berbeda dari yang lainnya yang menganggap cinta hanya sebuah perasaan palsu yang
tidak memiliki nilai estetika. Hubungan terus berlanjut, rintangan datang silih
berganti, tak pernah bosan menguji kita berdua untuk menjadikan sosok yang
lebih mengerti dan memahami bagaimana cinta itu sesungguhnya. Bukan hanya
persoalan senang-senang, hura-hura sesaat………………..
Tapi nyatanya kita tak mampu
mempertahankan. Aku ternyata bukan orang yang pas untuk dirimu……… tapi itu tak
berlangsung lama. Karena setelah berpisah, kita menyadari, kita saling
membutuhkan, kita saling merindukan walau saling memungkiri hal yang seharusnya
dimengerti bahwa aku dan kamu sulit untuk TAK bersama, dan TAK terpisahkan
………………..
Kita kembali…. Kamu berubah menjadi
orang yang lebih dewasa, aku suka perubahan itu. Kamu lebih mengerti perasaan
ku, kamu lebih mengerti setiap arti dari smss yang kuberikan padamu. Aku suka
itu. Aku suka perubahanmu. Hari terus berjalan dan merangkai kejadian cantik,
hari yang kulalui dengan kau yang kujadikan sandaran hati yang selalu bergeming
menggelitik , dan berharap waktu
berhenti, tanpa perlu lagi bergulir.
Sekarang ada kau yang di ujung hati
ini yang membawa silau pelangi indah, ada yang menebarkan kebahagiaan disetiap
waktu yang kuselingi tawa, sedih, duka, maupun suka. Tapi ternyata itu tak
berlangsung begitu lama, aku tak bisa melihatmu begitu dekat dengan wanita2
yang lain, walauupun kau tak menyimpan perasaan kepada wanita itu, tapi tetap
saja dia ada perasaan yang menumbuhkan sepucuk perasaan yang kualami antara
kamu dan aku. Dan itu yang merenggut kebahagiaan yang tertata rapi di atasss
hati yang selalu menyejukkan merasung relung hati.
Aku tahu kamu tak akan pernah
membiarkan aku berganti dalam singgasana hatimu, Aku percaya padaamu, tapi aku
berfikir aku tak akan pernah bisa meneruskan hubungan jika diujung perjalanan
sama saja……………. Akan hancur berkeping-keping lebih sakit lebih perihhhh………. Kini kucoba buang asa dan rindu itu yang
kadang pilu mencekat rongga dada.
Yah itu dan gambaran seperti itu
yang kini menari diotakku, kata-katamu,
senyum manismu, tatapan wajah itu akan terus tersimpan, yang kadang mencuat dan
menyembul keluar… Ditemani hujan yangmenatapi pilu masa lalu, bagaikan
menghibur kekeceweaan jiwa yang renta karena kegagalan dan mengaikibatkan
berpisahnya dua hati yang dulu pernah bersama
dan manjadikan beberapa pasangan terpukau karena keseriusan hubungan
KITA ……………
Aku tahu kau tak akan berganti hati,
aku tetap disana, aku tahu engkau, aku tahu sekali bagaimana perasaan yang
tulus itu kepadaku…… Terima kasih pernah menjadi hiasan indah disebagian
perjalanan hidupku yang panjang. Kuharap engkau akan hadir lagi nanti dengan
sosok yang berbeda yang mungkin akan menjadi teman yang lebih baik untuk ku
atau menjadi seseorang yang ternyata adalah pilihan Tuhan untukku. Tangan Tuhan
akan bermain jika saatnya telah tiba, kita hanya bisa menunggu, dan
berdoa………………
Salam
dariku yang merindukan ulasan senyum itu, bukan hanya Sekelebat
bayangan disepotong sore ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar