Aku
benar-benar rindu ………………… Sangat rindu ……………… Tapi aku tak bisa merobohkan
dinding pemisah yang begitu kuat . Hmmm, alam yang berbeda . Sungguh dinding
pemisah yang mengambil kebahagian dalam sekejap mata.
Kau tahu ? Aku sudah memikirkan
hal-hal yang dapat kita lakukan disini, bercanda, menasehatimu , memberikan
makanan yang kumakan untukmu, meminjamkan barang-barangku untukmu, bercerita
denganmu, perkelahian konyol yang membawa kita semakin dekat dan masih banyak lagi hal-hal yyang telah
kurencanakan. Tapi itu semua hanya sebuah rencana yang kini tidak akan pernah
terwujud sampai diriku menutup mata .
Dulu aku tidak pernah cemas ,
tidak pernah risau karena ada dirimu yang menjaga aku dan Umi . Yang menjadi sosok
pemimpin didalam keluarga . Tapi sekarang aku harus kuat dan bisa menjaga diri
sendiri dan menggantikanmu untuk menjaga Umi.
Setiap ada masalah aku tak
pernah begitu mengkhawatirkannya , karena ada kamu . Ada kita yang akan
melaluinya bersama-sama . Aku begitu
merasakannya . Jika masalah datang , aku tak pernah sendiri , ada kamu yang
membantuku, membuatku merasa “tenanglah kak, kita berdua pasti bisa
menyelesaikannya, jangan kuatir” .
Biarpun kamu telah tiada , aku
akan tetap menjalankan tugasku sebagai seorang kakak yang begitu menyanyangimu
, Hadiahku untuk ulang tahunmu yang ke-16 adalah doa yang selalu kupanjatkan
untukmu . Semoga kau bahagia dengan kado pemberianku. Aku akan memberikanmu
hadiah setiap harinya , kado untukmu yang telah menjaga Umi saat aku tak berada
bersama kalian , kado untukmu yang telah menjadi adik yang sabar dalam
menghadapi kakak sepertiku . Terima kasih telah menjadi adik untukku , yang
pernah memberikan canda dan tawa didalam hidupku . Terima kasih . . . . .
Dari kakak yang betul-betul merindukanmu L
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar